Cari Blog Ini

Kamis, 09 Mei 2019

Eskatologi

Eskatologi adalah ilmu yang mempelajari kejadian setelah kematian dan tentang hari kiamat. Eskatologi sangat erat hubunganya dengan Aqidah umat Islam.

Ilmu ini bermula saat Malaikat Jibril bertaya Pada Nabi. Jibril bertanya tentang waktu terjadinya hari kiamat. Namun Nabi juga tidak tahu. Jibril kemudian bertanya mengenai tanda-tanda hari kiamat. Nabi menjelaskan tanda-tandanya.

Diantara tanda-tanda kiamat yang disebutkan Nabi terdapat Dajjal. Dalam Ilmu Eskatologi dikatakan Dajjal akan menguasai dunia dengan dua cara. Cara pertama adalah dengan menguasai Ekomoni dunia. Dalam tubuh besar perekonomian dunia, bank-bank adalah jantungnya dan uang kertas adalah darahnya.
Cara ke dua adalah dengan bala tentaranya.

Di akhir dunia nanti, riba akan menyebar luas bagai debu. Semua orang pasti akan menghirupnya. Tak akan ada satu manusiapun yang dapat lari darinya. Karena riba tersebut menjelma menjadi uang kertas yang kita gunakan sehari-hari.

Diceritakan pada awal kemerdekaan, Presiden Soekarno bertanya kepada para Ulama. "Kita memiliki masalah besar. Saya membutuhkan fatwa kalian karena ini bukan ranah saya", pinta soekarno
"Silahkan wahai bung Karno!" jawab Ulama.
"Ini tentang pengunaan uang kertas, apakah termasuk riba?"
Setelah lama para ulama bermusyawarah akhirnya mendapatkan kejelasan. Para ulama memperbolehkan penggunaan uang kertas asalkan ada jaminanya berupa emas yang tersedia di bank.

Kita tahu bahwa pada masa awal kemerdekaan Rupiah sangat kuat. Satu ripiah sama dengan satu dolar. Rupiah merupakan mata uang paling kuat karena satu-satunya yang memiliki jaminan emas di bank. Namun, setalah sekian lama jaminan itu hilang dan rupiah melemah hingga sekarang.

Semoga Allah selalu mengampuni dosa kita.


Rabu, 08 Mei 2019

P.U.A.S.A

P pagi buta bangun untuk sahur
U udah sahur jangan lupa niat puasa
A ada aja yang ngajak mokel siang-siang
S sabar..! orang ibadah emang banyak godaan
A alhamdulillah, akhirnya waktunya buka tiba

Siklus harian bulan puasa yang saya alami di hari pertama. Bagaimana dengan anda? Pasti beda kan. Kalo sama, itu cuma kebetulan, he. Karena setiap hamba pasti punya cobaan yang berbeda. Tergantung kuat lemahnya iman.

Udah..aku endak mau banyak omong. Skuy, nonton Nussa di net sambil nunggu buka puasa. Selamat beribadah....

Senin, 06 Mei 2019

Minta Maaf Sebelum Puasa

Tidak ada yang salah dengan meminta maaf. Kapan saja anda minta maaf boleh. Namun akan menjadi salah ketika menghkususkan waktu tertentu untuk minta maaf. Siapa tahu usia kita habis sebelum waktu itu sampai, yang benar itu kita harus mudah memaafkan kapan saja.
Akhir-akhir ini ada hadis yang beredar mengenai minta maaf sebelum puasa Ramadhan. Hadist tersebut menceritakan do'a malaikat Jibril sebagai berikut.

“Ya Allah, abaikan puasa umat nabi Muhammad SAW, apabila sebelum ramadhan dia belum:

Memohon maaf kepada kedua orang tua jika keduanya masih hidup.Bermaafan antara suami istriBermaafan dengan keluarga kerabat serta orang sekitar.”dst

Ustad Ammi Nur Basit menyatakan bahwa hadis tersebut tidak shohih. Beliau mengatakan hadis yang sohih tentang do'a jibril sebelum puasa adalah sebagai berikut.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,

أن رسول الله صلى الله عليه و سلم رقي المنبر فقال : آمين آمين آمين فقيل له  يارسول الله ما كنت تصنع هذا ؟ ! فقال : قال لي جبريل : أرغم الله أنف عبد أو بعد دخل رمضان فلم يغفر له فقلت : آمين ثم قال : رغم أنف عبد أو بعد أدرك و الديه أو أحدهما لم يدخله الجنة فقلت : آمين ثم قال : رغم أنف عبد أو بعد ذكرت عنده فلم يصل عليك فقلت : آمين

Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam naik mimbar lalu beliau mengucapkan, ‘Amin … amin … amin.’ Para sahabat bertanya, ‘Kenapa engkau berkata demikian, wahai Rasulullah?’ Kemudian, beliau bersabda, ‘Baru saja Jibril berkata kepadaku, ‘Allah melaknat seorang hamba yang melewati Ramadan tanpa mendapatkan ampunan,’ maka kukatakan, ‘Amin.’ Kemudian, Jibril berkata lagi, ‘Allah melaknat seorang hamba yang mengetahui kedua orang tuanya masih hidup, namun itu tidak membuatnya masuk Jannah (karena tidak berbakti kepada mereka berdua),’ maka aku berkata, ‘Amin.’ Kemudian, Jibril berkata lagi, ‘Allah melaknat seorang hamba yang tidak bersalawat ketika disebut namamu,’ maka kukatakan, ‘Amin.”"

Hadis ini dinilai sahih oleh Al-Mundziri dalam At-Targhib wa At-Tarhib, 2:114, 2:406, 2:407, dan 3:295; juga oleh Adz-Dzahabi dalam Al-Madzhab, 4:1682. Dinilai hasan oleh Al-Haitsami dalam Majma’ Az-Zawaid, 8:142; juga oleh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Al-Qaulul Badi‘, no. 212; juga oleh Al-Albani di Shahih At-Targhib, no. 1679.

Ustadz Ammi nur Basit juga memperingatkan kepada kita dengan tegas agar tidak mengatakan sesuatu yang tidak kita ketahui. Apalagi menyangkut hadist dan al-Qur'an.

Semoga bermanfaat

Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan fastabiqul khoirot yang paling utama. Sehingga pada bulan-bulan sebelumnya yaitu bulan Rajab dan bulan Syakban biasa diumpamakan sebagai bulan (tanam dan siram) pemanasan untuk fastabiqul khoirot. Karena pada bulan Ramadhan ini pahala kita akan dilipat gandakan berbeda dengan di bulan lain. Dalam bulan ini juga ada malam yang lebih spesial dari malam lainnya yaitu malam Lailatul Qodar. Seperti yang kita ketahui bahwa malam Lailatul Qodar ini lebih baik dari seribu bulan. Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk bermalas-malasan.

Bermalas-malasan pada bulan ini akan menimbulkan kerugian dan penyesalan. Karena belum tentu kita dapat menjumpai bulan mulia ini di tahun depan. Kita harus terus bersemangat beribadah di bulan suci ini. Jangan sampai kita hanya diawalnya saja. Kita harus tetap beristiqomah dan kuat beribadah. Kekuatan kita dalam beribadah inilah yang mencerminkan keimanan kita. Seperti terdapat dalam cerita berikut.

Al-kisah, di Madinah ada seorang kakek-kakek.
Kakek itu tidak terlihat merasa lelah mengikuti jama'ah sholat tarawih para Sahabat. Padahal bacaan al-Qur'an yang dibaca sangat panjang dalam satu rakaat bisa satu Juz. Menurut riwayat, jumlah rakaat shalat tarawih para sahabat lebih banyak dari rakaat shalat tarawih Nabi. Salah seorang dari mereka bertanya pada kakek itu. "kek, apa yang membuat anda kuat mengikuti shalat tarawih yang sangat panjang ini?, padahal anda terlihat begitu lemah. Sang Kakek menjawab: "yang membuat saya kuat adalah Iman saya, nak." (Dengan iman dan Akhlak saya menjadi kuat. Tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah).

Semoga kita tetap bisa Istiqomah dan meraih malam Lailatul Qodah....Aamiin...

Selamat menunaikan ibadah puasa, kawan.

Bukan Aku

Wajah yang selalu tersenyum Indah, memancarkan suasana kesejukan Namun aku tak pernah tahu isi hati Disana terlalu gelap dan sunyi Andai...