Cari Blog Ini

Sabtu, 19 Januari 2019

Hakikat Cinta

Membicarakan soal cinta memang sudah terlalu maindstream. Apalagi untuk kalangan muda, masalah cinta tidak akan lepas dalam kesehariannya. Namun di sini saya coba membahas cinta dari sisi lain, semoga bisa terkesan mind blowing hehe...

Cinta tak selamanya unyu dan merah jambu. Cinta juga bisa berubah menjadi merah membara membakar semangat di jalanNya. Seperti cinta yang ditunjukkan oleh para leluhur terhebat kita.
Cinta adalah...

Cinta adalah Abdullah ibn Jahsy, yang harus menguatkan hati melawan ayahnya sendiri.

Cinta adalah Siti hajar, yang rela ditinggal sendiri bersama Ismail kecil di Padang tandus.

Cinta adalah Abu Ayub al Anshari yang menyediakan tempat tinggal untuk Rasulullah.

Cinta adalah Ja'far ibn abu Tholib yang mendekap panji Rasulullah dengan sisa tangannya yang terputus saat perang mut'ah.

Cinta adalah Muhammad ibn Abdillah yang dituduh gila, penyihir, dipenuhi cacian, dihinakan makian, dilempar Batu, kotoran unta, gunjingan, fitnah, namun dibalas dengan ampunan saat pembebasan makkah.

Mereka adalah para pecinta sejati, untuk kita siapapun yang kita cintai haruslah berlandaskan cinta kepada Allah. Supaya cinta kita dapat mendekatkan kita kepada sang Maha cinta sejati Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Aku

Wajah yang selalu tersenyum Indah, memancarkan suasana kesejukan Namun aku tak pernah tahu isi hati Disana terlalu gelap dan sunyi Andai...